Jumat, 21 November 2014

" Jangan Harap Bertambahnya hafalan, tanpa adanya usaha menambah" ,, " jangan harap kekalnya hafalan, tanpa ada kekalnya muro'jaah "

" Jangan Harap Bertambahnya hafalan.."
"tanpa adanya usaha menambah.."
" jangan harap kekalnya hafalan.."
" tanpa ada kekalnya muro'jaah.."

Kalimat sederhana yang entah bagaimana aq mengapresiasi untuk si ustadz yang sudah berkali-kali mengucapkan pada kami.. Tapi yang jelas cukup "mak jleb" ketika mengingat beberapa waktu ini hafalanku ancur-ancuran..(o・_・)ノ”(ノ_<。)
Apalagi juz 2..
Masya Allah kudu nangis aja rasanya... *(╥﹏╥)
Konsentrasi menambah hafalan baru karena target di depan mata membuatku acuh dengan hafalan lama..
Alhasil ketika "perhiasan agama" ☻ mengujiku di juz sebelumnya hanya bisa kowa-kowo..
Masya Allah... *(╥﹏╥)
Perasaan kemaren lalu masih lancar,, kok sekarang bablas..
Kemana hafalanku yang ini..??
Kemana hafalanku yang itu..??

He said,, "mungkin hafalannya yang itu tertinggal di kantor mbak.."
Jlebbbbb,, ah saya masih terlalu naif di dunia tahfidz.. (berusaha untuk memaklumi diri sendiri) hehee
Tapi,, ingatkah engkau dengan teman-teman non sebayamu yang usianya jauuuhhh diatasmu,, bahkan seorang nenek-nenek yang notabene telah mengalami penurunan daya ingat dan kesempurnaan melafalkan ayat-ayat Allah..?
Tidak malu la'???
Mereka memiliki lebih banyak kendala darimu..
Namun toh mereka tidak menyerah..
**

Ah,, ini hanya sepenggal scene yang ingin kutuliskan biar esok kemudian saya bisa membaca track record (insya Allah..)
Hehehe lebay.. :D
Semoga Allah berikan kekuatan,, kesabaran dan kemudahan dalam menjalani setiap prosesnya dan bisa menjadi hujjah ketika esok yaumul hisab..^_^
Allahumma Amin..

0 komentar:

Posting Komentar